What is LOVE ?


Hello!

Menjelang empat belas Februari yang dibilang hari kasih sayang (and also my 1st wedding anniversary!!) jadi pengen nulis pendapat saya tentang cinta. sebenernya pemikiran ini muncul karena seorang teman yang baru aja berpindah keyakinan dan menikah. Plus di infotainmen lagi liat pasangan muda yang baru nikah, si cowok bilang gini “job desc saya adalah untuk membahagiakan dia (pasangannya)”. jadi berpikir, apa maknanya cinta itu dan apa aja yang sudah diperbuat cinta itu kepada kita?

Emang sih, saya baru (hampir) setahun ini berumah tangga dan masih belajar banget soal mencintai pasangan saya, tapi kurang lebihnya banyak belajar juga dari pengalaman orag lain tentang proses cinta-mencintai.

Untuk saya, mencintai itu adalah:

  • Menerima pasanganmu apa adanya. ini quote klasik yang berkali2 diulang-ulang kalau lagi ngomongin cinta. sebenarnya apa adanya itu apa sih? menurut saya, apa adanya itu adalah menerima dia saat ini sepenuhnya. The whole him/her. menerima kalau dia saat ini ga bisa masak, dia belum bisa beliin rumah, dia masih suka marah2, dia suka naruh handuk basah sembarangan meski udah dibilangin berkalikalikaliiiii (*curcol), dsbnya. terima dia dengan semua keunikannya yang nggak dimiliki orang lain. terima semua tingkah lakunya yang masih kekanakan, atau bahkan pemikirannya terlalu ‘orangtua’ banget alias kolot. Dia yang sekarang adalah dia seutuhnya. dan tugas kita semua sebagai pasangan adalah membawa dia yang sekarang (now) ke arah dia yang nanti (then) yang adalah versi upgrade nya. Pelan2 beritahu dia hal2 kecil yang simpel untuk dilakukan untuk membaawa dia ke versi yg lebih baik. Dampingi dia untuk berhenti merokok misalnya. atau beri dia contoh anger management yang baik. pokoknya, to love him/her is to make him/her to accomplish the best in our life together.
  • Mencintai keluarganya seperti keluargamu sendiri. Naahhh ini dia. kalo udah nikah tuh nggak bisa jauh2 dari keluarga, apalagi orangtua. Banyak kasus2 perpecahan dalam rumah tangga diakibatkan dari ketidakharmonisan dengan mertua. Sejujurnya saya nggak bisa berbicara lebih jauh soal ini karena mertua kandung udah nggak ada, tapi saya tetap bersikap hormat kepada pengganti mertua saya. kadang muncul pertanyaan, “duh, mencintai dia aja udah ribet apalagi mencintai seluruh keluarganya??”. nggak tuh, namanya mencintai nggak ada unsur dipaksa. kalau kamu bener mencintai pasanganmu, otomatis kamu akan mencintai juga keluarganya dan menganggap keluarganya adalah keluargamu juga.
  • Bertumbuh bersama dalam iman kepada Tuhan. saya nggak merefer kepada agama apapun disini, tapi yang saya pelajari dalam keluarga Kristen adalah setiap pasangan harus saling bertumbuh dalam iman, bukan hanya satu pihak saja. Contohnya beribadah bersama2, berdoa bersama. Apa hubungannya dengan cinta? Pribadi yang pertama mengajarkan kita tentang cinta adalah Tuhan. Dia mengasihi kita sejak lahir, menjagai kita sampai kita besar, melindungi dari bahaya, menopang saat kita berduka. semua itu adalah bukti cintaNya. jadi karena Dia yang mengajarkan kita mencintai, maka kita juga harus mencintai sesama kita, terlebih lagi pasangan kita. tapi nggak hanya sampai disitu, kita juga harus bisa membawa pasangan kita untuk mencintai Tuhan. bukannya malah membawa pasangan menjauh dari Tuhan.

Kemudian terpikir di benak saya, apa saja pengaruh cinta ini terhadap kehidupan saya, atau kehidupan manusia di dunia?

  • Cinta membuat kita melakukan hal2 diluar apa yang selama ini kita mampu pikirkan. pernah denger kan cerita2 tentang orang yang rela membuat bangunan2 indah untuk orang yang dicintainya? kalau untuk saya pribadi sih, karena cinta, saya pernah nekad pergi keluar kota Jakarta ini naik bis AKAP seorang diri demi ketemu pacar (yang sekarang namanya jadi suami) karena dia waktu itu lagi sakit, dan ijin ke kantor kalo yg sakit saya (hahaa jangan ditiruu ya). kenapa disebut nekad? karena saya ini orang yang semua hal maunya disiapin banget. kalo mau pergi ke suatu tempat harus dipersiapin dari A-Z dulu apalagi kalo nggak pernah pergi kesitu sebelumnya. nggak akan mau pergi kalo nggak ada persiapan. eh ini bisa tiba2 mau berangkat besok sendirian padahal gatau mau turun dimana, naik apa dsb. eh ternyata bisa juga dong sampe dengan selamaat sampe sekarang mau setahun nikah sama si doi (uhuuy).
  • Cinta membuat orang mengerti bahwa mencintai itu tidak harus selalu memiliki. Memang cinta itu indentik dengan memiliki, kalau kita suka sebuah barang, pasti akan kita beli dan miliki barang itu. Tapi kalau untuk perasaan nggak segampang itu. banyak kasus cinta yang nggak berjalan mulus karena ditentang orangtua, perbedaan suku/agama, dsb. ada yang nekad lanjutin hubungan, ada juga yang akhirnya melepas pasangannya pergi untuk bertemu cinta yang lebih baik. Saya sangat salut pada orang2 yang rela melepaskan pasangannya karena hal ini. orang2 ini  bukannya lemah dan nggak mau berjuang untuk cintanya, tapi justru adalah orang2 kuat yang berbesar hati merelakan cinta mereka pergi menemukan yang lebih baik. Khususnya untuk perbedaan keyakinan, sesakit apapun rasanya saat meninggalkannya, saya percaya bahwa itu adalah keputusan yang benar. Tuhan nggak akan memberikan kita kesakitan terus2an kok, someday pasti ada cinta lain yang datang dan pastinya jauuuhh lebih baik untuk kita.
  • Cinta membuat seseorang mampu memaafkan, sesakit apapun itu. saya pernah dengar curhatan orang2 hebat yang bisa memaafkan pasangannya meskipun pasangannya itu pernah berselingkuh. For me, cheating is the biggest sin in a marriage. meskipun nggak pernah ngerasain (amitamiiiitt jangan sampee) tapi saya bisa ngebayangin rasanya gimana. toh diselingkuhin pacar aja rasanya udah mau mati (lebay) apalagi diselingkuhin suami/istri? tapi memang begitu besar kekuatan cinta yg Tuhan kasih untuk kita, sehingga akhirnya bisa membuat seseorang memaafkan pasangannya. untuk yang ini, tolong banget jangan sampe ada dong dalam pernikahan (ngomong ke yang masih muda2 seperti saya). Toh kita ini nikah dengan pilihan hati masing2, ya dipertanggung jawabkan lah sampai mati kelak. jangan main ditinggal2 aja. huhuu..

 

oke oke, sepertinya cukup pembahasan kali ini. kalau ada pertanyaan atau curhat2 bisa langsung email ke diankristianhutagalung@yahoo.co.id yaa, soalnya kalo komen di blog suka rada lama bacanya.

 

Thank youuu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s