Pernikahan Adat Batak Toba Part 1: Marhorihori dingding


Jadi inilah postinganku terkait step by step upacara pernikahan adat Batak Toba. Nanti kalau Tuhan mengijinkan akan ada beberapa judul terpisah sesuai stepnya🙂 So let’s start!

Part 1

Marhorihori dingding

Di tahap ini si calon mempelai pria dan keluarganya datang ke rumah si calon mempelai wanita. Yang datang biasanya tidak terlalu ramai hanya 3-5 orang dari pihak masing2 marga (diluar keluarga inti yah). Si calon mempelai pria membawa hantaran berupa buah (atau kue). Selama pertemuan ini, calon mempelai wanitanya tidak ikut serta dalam pembicaraan. biasanya disembunyikan di kamar (this is the funniest part, I think *smile* )

Kemudian dari pihak perempuan akan bertanya, ada apa ramai2 datang ke rumah ini, ada niatan apa datang kemari. lalu pihak laki2 menjawab ada niatan untuk melamar si boru yang ada di rumah ini. barulah kemudian si calon pengantin perempuan dipanggil keluar dari kamar untuk ditanyai, apa benar pria yang datang ini yang selama ini berhubungan dekat. disini aku cuma ngangguk2 sambil nahan senyum doang, karena rasanya gimana gitu semua mata memandang ke aku lah akunya mandangin siapa doonggg??? hehe. oke lanjut. abis itu disuruh ke kamar lagi.

Lalu pembicaraannya berlanjut tentang berapa jumlah sinamot yaitu sejumlah uang yg diberikan dari pihak laki2 untuk pihak perempuan. daann.. tawar menawar pun berlanjut. biasanya tawar menawar ini berlangsung dengan saling berbalas pantun dari dua belah pihak keluarga. entah akhirnya sudah sepakat atau tidak tentang jumlahnya, yang penting persoalan ini dibahas di pertemuan ini. setelah itu baru acara makan bersama. setelah makan acara ditutup dengan ucapan2 terima kasih dari dua belah pihak dan biasanya menentukan tanggal kapan pertemuan berikutnya diadakan lagi.

Sebenernya aku agak kaget kalo ternyata disuruh diem di kamar dan ga bisa sepenuhnya ngikutin acara (atau ngeliat muka gugupnya calon mempelai pria #eh). Ini isi acara yang aku tulis diatas juga hasil dari nguping pembicaraan dari dalam kamar hehe. Abis sebelumnya ga ada yang bilang kalo aku harus dikuruung di kamar gitu. baiklah.. next stepnya apa? next stepnya ada di postingan berikutnya.

 

🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s