Selingkuh dengan suami orang, bertahan atau pergi?


HAH?!

Judulnya provokatif sekali yah.. Ga biasanya nih nulis topik kaya gini. Kenapa tiba2 mau bahas topik ini? Karena udah dua kali ada yang curhat via email sama aku dan lagi ngalamin hal ini -Makasi buat yg udah curhat, BTW🙂

Jadi kejadian yang terjadi adalah seperti ini:

Seorang  wanita, yang sama sekali nggak punya niat jahat, tiba2 terjebak cinta dengan lelaki beristri. Biasanya ketemu di kantor/tempat kerja. Awalnya dari temen sekerja, tapi gatau kenapa tumbuh benih2 cinta. Menganggap semuanya oke2 saja, akhirnya mereka menjalin cinta. Hubungan pacaran. Lama kelamaan benih cinta tumbuh jadi tanaman yang berakar kuat. Masing2 mencoba melawan perasaan yang ada tapi tidak berdaya sama sekali. Sudah mencoba untuk putus saja, tapi selalu kembali ke orang yang sama. Rasanya ingin menjalani masa depan dengan pria idaman, tapi apa daya dia sudah punya tanggung jawab lain bernama anak dan istri. Ketemuan pun harus curi2 dari waktu berkumpul dengan keluarga si pria. Dan si wanita pun jengah saat melihat pesan2 teks atau telepon dari istri si pria. Pada akhirnya mereka semua tenggelam dalam kubangan cinta dan tidak tahu bagaimana cara terbebas darinya.

Si wanita selalu mencoba memberi pilihan “ceraikan istrimu atau kita putus” dan si pria selalu mencoba bertahan dengan “nanti akan aku ceraikan dia dan menikahi kamu” tapi hari dimana dia mewujudkan perkataannya itu tidak pernah datang.

Jadi apa saranku untuk kasus ini?

Sebagaimana pun jeleknya kita (dalam hal ini pandangan masyarakat) melihat wanita2 seperti ini, peristiwa ini pada awalnya tidak pernah diinginkan oleh si wanita tersebut. Mungkin dia tidak bermaksud mencuri hati si pria atau ada alasan lain. Tapi hal itu toh sudah terjadi. Sekarang tinggal bagaimana caranya kita membantu si wanita dan si pria menyelamatkan kehidupan mereka ke depannya.

Solusi 1: Tinggalkan

Solusi yang paling aku sarankan adalah tinggalkan semuanya. Sesuatu yang dimulai dengan kesalahan, berpotensi menimbulkan kesalahan yang lebih besar ke depannya. Sakit? Pasti. Tapi rasa sakit itu akan lebih baik dirasakan saat ini daripada nanti saat kita sudah terlalu tenggelam dalam perasaan dan hanya bisa bilang “sudah terlanjur..”

Untuk si wanita, coba pikirkan kalau kamu ada di posisi istrinya. Apa kamu mau suamimu selingkuh dengan wanita lain? Akan kamu anggap seperti apa wanita itu, seperti itulah posisi kamu sekarang. Coba pikirkan juga, kalau dia bisa berniat ninggalin istrinya demi kamu, apa kamu punya jaminan kalau dia suatu saat nggak akan ninggalin kamu untuk wanita lain? Mulai sekarang coba perhatikan kata2 dan tindakannya. Apa yang dia katakan semuanya benar diwujudkan? Apa dia bilang mau ceraikan istrinya tapi toh sampe saat ini masih baik2 saja dengan istrinya? Kalau memang dia hanya banyak omong, jangan tunggu lagi untuk tinggalkan dia.

Untuk si pria coba pikirkan kenapa pada awalnya kamu tertarik sama wanita lain. Ada apa dengan istrimu di rumah? Apa ada masalah yang belum diselesaikan. Cobalah untuk mengingat masa2 dulu bersamanya. Saat sulit bersamanya. Saat senang bersamanya.  Coba ingat janji suci pernikahan kalian. Istri adalah orang yang Tuhan titipkan untuk menjadi teman hidup selamanya saat susah dan senang. Apa kamu yakin benar mau meninggalkannya demi seorang wanita lain? Belum lagi kalau sudah punya anak, apakah kamu tega meninggalkan darah dagingmu?

Solusi 2: Kompromi

Kalau kedua pihak sudah sepakat benar2 untuk tetap bersama, maka akan ada banyak kompromi. Si wanita harus mau waktu bersama si pria dibagi dengan keluarganya di rumah. Si pria harus membagi waktu dengan baik untuk keluarganya. Dan aku tekankan disini bahwa ini bukanlah hal yang mudah untuk dijalani. Dan tidak direkomendasikan sama sekali.

Untuk solusi lain, harus dilihat case by case dan tidak bisa digeneralisir.

Mungkin teman2 ada yang mau berbagi solusi/cerita?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s