Curhatan pacar seorang perokok


Dear Pacar,

Pernahkah kamu menyadari kalau setiap kali kamu menyalakan rokokmu, ada hati disini yang tergores?

Mungkin hanya goresan kecil menurutmu, tapi coba saja kamu lakukan berulang-ulang, apa itu tidak menjadi luka terbuka?

Lalu pikirmu, apa salahnya sih hanya sebatang ini, nggak setiap hari juga

Ya coba pikir saja, setiap kali kamu menghisap rokokmu itu setiap kali juga kamu menyilet tanganku

“Apa iya segitu hebat pengaruhnya untukmu?” katamu

IYA

Bayanganmu merokok itu adalah bayangan saat kamu menyakiti dirimu, menyakiti tubuhmu, menyakiti masa depanmu

Pernahkah kamu bayangkan, kamu tidak bisa berada di wisuda anak pertamamu karena kamu meninggal akibat kanker paru-paru?

Pernahkah kamu rasakan bagaimana rasanya seorang anak perempuan yang kehilangan figur ayah hanya karena ayahnya ceroboh menyakiti tubuhnya sendiri di waktu muda?

Memang segala akibatnya tidak mungkin terlihat saat ini, tapi cobalah lihat 20 tahun kedepan, tolong..

Jika memang kamu ingin punya masa depan dengan aku. Tolonglah.

Entah kenapa aku jadi sebegininya tentang hal ini, yang dulunya sama sekali tidak pernah aku gubris

Mungkin karena aku sayang kamu.

Aku masih ingat dulu kamu suka waktu aku melarangmu melakukan yang tidak baik

Sekarang apa kamu sudah tidak suka lagi dilarang-larang?

Memang aku tidak punya kuasa apapun untuk mengubahmu

Aku hanya bisa memohon untuk kamu mengubah dirimu sendiri.

With Love,

Pacarmu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s